Jadilah engkau sesuka hatimu!, Bukalah matamu!,dan lihatlah!

Jadilah engkau sesuka hatimu!, Bukalah matamu!,dan lihatlah!.

perintah yang agak menggelitik dalam relung fikiran kita, agar kita menggunakan fikiran kita dalam melangkah dan menentukan arah tujuan hidup kita yang abadi.

Islam adalah agama yang tidak memaksa, islam juga agama yang sangat semp[urna dengan berbagai aturannya. karena islam mempunyai pondasi tersendiri dalam membentuk insan yang mulia dan insan yang bahagia selamanya.Semua terletak dan berada dalam tataran pembentukan manusia abadi dalam bingkai IMAN.

 

 

Tak ada paksaan sedikitpun dalam islam karena setiap manusia telah di bekali oleh Alloh sebuah akal dan fikiran, dari sini kita di suruh berfikir sendiri, menggunakan akal fikiran kita dengan jernih, dan membuka mata kita serta melihat akan kebenaran hakiki.Kemudian kita bebas menentukan langkah, langkah yang berdasarkan dalil dan petunjuk yang jelas, manakah yang kita pilih?,,,akankah kita memilih sesuatu yang tak abadi, ataukah kita memilih kebahagiaan yang hakiki selamanya?.

 

 

Dan bekal yang kedua dalam kita menentukan langkah dalam meyakini akan tuhan itu ada, dan Tuhan semesta alam hanyalah satu adalah sebuah naluri, naluri seorang manusia yang perlu akan dzat yang maha perkasa, dzat yang maha kasih sayang dan segalanya, sebagai sandaran dan tempat mengeluh serta tempat mencari ketenangan hati,  sandaran hati ini di kala semua orang yang ada di muka bumi ini tak peduli lagi terhadap diri kita.

 

 

jawaban semua itu adalah hanya satu, di kala kita sudah berfikir akan kebenaran hakiki, bahwa Tuhan semesta alam hanyalah satu, tak ada yang lain.dan kemuliaan seorang manusia adalah jika mempunyai keyakinan akan keimanan terhadap akan adanya pencipta jagad raya ini. dan Dia _lah Allohu jalla jalaluh.Karena tugas manusia adalah meyakini  akan kebenaran_Nya, sebagai mana tumbuhan dan makhluk lain melaksanakan tugas ketundukan nya kepada dzat yang maha Agung itu.

 

 

Mari kita melihat setiap makhluk yang tunduk dalam segala tugasnya, matahari terbit dari timur dan tenggelam di arah barat. hujan turun dengan teraturnya, tumbuh -tumbuhan dan pepohonan berbuah dan berkembang atas perintah_Nya, dan segala yang ada di dunia ini semuanya tunduk kepada_Nya. tak ada satupun yang mendurhakai akan titah_NYa.Kecuali manusia , makhluk yang di beri keistimewaan akal dan fikiran dan bentuk yang sempurnan nan indah akan tetapi selalu durhaka kepada_Nya.

 

 

Bukankah Alloh SWT memberikan tugas kepada kita untuk selalu menyembah_Nya, mengabdikan diri kepada_Nya, dan berkonsultasi kepada_Nya sehari lima kali, dalam untaian sholat lima waktu, akan tetapi banyak dari manusia mengabaikannya dan justru meremehkannya serta menganggap mudah untuk meninggalkannya.Padahal dalam sholat kita menemukan ketenangan abadi, ketenangan jiwa yang dalam rentang waktu itu kita di sibukkan dengan urusan dunia, dan tak mustahil kepenatan dan kebingungan melanda.Dengan refleksi hubungan hamba dengan sang kholiq akan menjadikan ketenangan jiwa dan refleksi dalam kehidupan ini,,,serta kita akan menggapai kebahagiaan yang abadi dalam bingkai IMAN,ISLAM dan menjalankan perintah yang teragung di dalamnya yaitu sholat, serta menjauhi segala dosa besar yang menghancurkan pelakunya, menjerumuskan pelakunya ke jurang malapetaka.

 

 

Dari sinilah kita akan menjadi hamba yang hakiki, meraih kemuliaan hakiki nan abadi dan kebahagiaan yang tanpa batas. tak ada lagi kegundahan dan keresahan dalam hidup ini jikalau hidup ini kita hiasi dengan iman dan ketundukan kepada_Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s