sms hikmah

  1. Mari kita jaga sholat 5 waktu dengan tertib dan istiqomah:

Bila “Subuh Utuh” pagi tumbuh, hati teduh, pribadi tidak angkuh keluarga tidak keruh maka damai berlabuh.

Bila “Dhuhur Teratur” diri jadi jujur, hati tidak kufur, rasa hati selalu bersyukur, amal ibadah tidak ‘udzur, keluarga akur, maka hidup jadi makmur.

Bila “Asar Kelar” jiwa jadi sabar, raga jadi tegar, senyum menyebar, maka rizki jadi lancer.

Bila “Maghrib Tertib” ngaji jadi wajib, wirid jadi tertib, jauh dari aib, maka syafaat jadi karib.

Bila “Isya’ Terjaga” malam bercahaya, gelap tidak terasa, hidup damai sejahtera bahagia selamanya.

Semoga kita dapat istiqomah menjalaninya. Amiin….

  1. Jika hari ini Alloh memberi kebahagiaan/kelapangan rizki, maka jangan lupa bersyukur dengan menambah ketaatan kepada Nya dan memperbanyak amal sholeh. Jika hari ini Alloh member musibah maka bersabarlah, karena disetiap musibah pasti ada hikmahnya (dapat menjadi pelebur dosa/ujian dalam peningkatan derajat disisi Alloh SWT). Semoga kita termasuk orang-orang yang bersabar dan selalu bersyukur dan termasuk yang mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Amiin…
  2. Al Faqih Abu Al Layyis berkata: barang siapa hafal 7 kalimat berikut, maka dia akan mulia disisi ALLOH SWT dan malaikat-Nya  dan diampuni dosa-dosanya walau jumlahnya bagai busa di lautan dan dia akan menemukan manisnya taat dan dia akan mendapatkan kebaikan hidup dan mati. Kalimat tersebut adalah :
  • Jika memulai suatu pekerjaan membaca BISMILLAH
  • Jika Selesai  suatu pekerjaan membaca ALHAMDULILLAH
  • Jika tersandung/terpeleset ketika berjalan membaca ASTAGHFIRULLOH
  • Jika berjanji/bermaksud melakukan suatu pekerjaan mengucap INSYA ALLOH
  • Jika menemukan suatu pekerjaan yang berat/tidak disuka, membaca LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAH
  • Jika terkena musibah membaca INNAA LILLAAHI WA INNA ILAIHI ROO JI’UUN
  • Dan lisan yang selalu basah dengan kalimat LAA ILAAHA ILLALLOOH MUHAMMADUR ROSULULLOH

(NASOIHUL IBAD, maqolah:9, hal:30)

  1. Tahap penciptaan alam semesta: bumi diciptakan pada hari sabtu, gunung di ciptakan pada hari ahad, pohon diciptakan pada hari senin, perkara yang tidak disukai diciptakan pada hari selasa, cahaya  diciptakan pada hari rabu dan menyebarkannya pada hari kamis, lalu menciptakan nabi Adam AS. Ba’da Asar pada hari Jum’at (HR. Ahmad, Muhtarol Ahadist, hal:83).
  2. Dalam sebuah hadist disebutkan, pengertian Iman adalah: Membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan melakukan/membuktikan dengan perbuatan. (HR. At-Thobroni, Muhtarol Ahadist, hal:60)
  3. Ada 4 perkara yang apabila dimiliki oleh seseorang maka ia akan mendapatkan kebaikan Dunia Akhirat, yaitu:
    1. Lisanan Dzakoron (lisan yang selalu basah dengan Dzikrulloh)
    2. Qolbun Syakuron (hati yang selalu bersyukur)
    3. Badan yang selalu bersabar ketika terkena musibah
    4. Istri yang Sholihah
  4. Ada 4 golongan Ahli Surga:
    1. Para NABI
    2. SIDDIQIIN (Ahli kebenaran) yaitu para Waliyulloh yang selalu cinta dan dicintai Alloh
    3. SYUHADA, yaitu orang yang siap berkorban harta benda dan apapun yang dimilikinya demi perjuangan menghidupkan Agama Alloh.
    4. SHOLIHIN, tandanya diantaranya adalah jika ia merasa rugi/kecewa ketika tidak bisa sholat jama’ah, Tahajjud, Dhuha, dan semua amalan sholih.

jika kita tidak termasuk kedalam 4 golongan tersebut, maka kita harus berusaha agar bisa termasuk kedalam rombongannya/jama’ahnya dengan cara mengikuti petunjuknya, dengarkan nasehat-nasehatnya, dan cintalah pada mereka/orang-orang yang dicintai mereka (para santri). (KH. Anas Fauzi, pengajian Rutin Wisata Rohani, edisi:140, ahad, 18 Desember 2011)

  1. Rosululloh SAW bersabda: perintahkanlah anak-anakmu untuk menjalankan sholat pada waktu mereka berumur 7 tahun, dan pukullah mereka jikalau melalaikan sholat diwaktu mereka berumur 10 tahun. Juga pisahkanlah mereka itu dalam masing-masing tempat tidurnya (HR Abu Dawud, Riyadus Sholihin, hal:177)
  2. Dalam belajar/melakukan suatu kebaikan hendaknya kita jangan takut salah, karena jika masih ada yang salah tidaklah berdosa, kecuali jika:
    1. Menyengaja salah
    2. Salah tetapi tidak mau diingatkan/dibenarkan dan juga tidak mau belajar kepada orang yang lebih faham
    3. Belum bisa, tetapi pura-pura bisa

(KH. Anas Fauzi, pengajian Rutin Wisata Rohani, edisi:140, ahad, 18 Desember 2011).

  1. Rosululloh SAW bersabda: Ibu/sumber  dari segala Obat adalah sedikit makan, ibu dari Akhlaq yang baik adalah sedikit bicara, ibu dari Ibadah Adalah Sedikit Dosa, ibu dari keamanan adalah Sabar. (NASOIHUL IBAD, maqolah:17, hal:22)
  2. Amanah khutbah di Masjid Ar-Rohman,9/12: ada 3hal yang dapat menjadi solusi pada zaman sekarang:
    1. ISTIQOMAH (Kuat Aqidah & Banyak Ibadah)
    2. ISTIKHOROH (Selalu minta petunjuk Alloh kemudian Tawakkal/pasrah kepada Alloh)
    3. ISTIGHFAR (selalu memohon ampun agar bersih dari dosa sehingga menjadi dekat padaNya)

(El-Azhaar Center)

  1. Kholifah Umar bin Khotob berkata: sesungguhnya ketika seseorang bersikap tawadu’ semata karena Alloh, Maka Alloh akan meninggikan derajat disisiNya, sebaliknya ketika manusia takabbur dan melampaui batas, maka Alloh akan menjatuhkan martabatnya dan menghinakannya dimuka bumi dan disisiNya.( Al-Mulla Ali Al- Qori, Mirqot Al Masabih, VIII/841)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s